Waspada! Ini 5 Hal yang Dapat Menghilangkan Pahala Puasa

Hal yang dapat membatalkan pahala puasa
Ilustrasi hal-hal yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa. [Foto: Pexels/Thirdman]

ZONAPIRASI.MY.ID - Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh berkah bagi umat Islam. Di bulan ini, umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan ibadah untuk meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT.

Namun, tanpa disadari, ada beberapa perbuatan yang bisa mengurangi atau bahkan membatalkan pahala puasa.

Puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu dan menjaga perilaku.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Nasa’i:

"Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga." (HR. An-Nasa’i)


Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami hal-hal yang dapat merusak pahala puasa.

{tocify} $=title{Daftar Isi}

5 Hal yang Dapat Menghilangkan Pahala Puasa

Berikut adalah lima perbuatan yang bisa menghilangkan pahala puasa sebagaimana disampaikan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ad-Dailami:

“Lima hal yang bisa membatalkan pahala orang berpuasa: membicarakan orang lain, mengadu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu.” (HR Ad-Dailami)

1. Ghibah (Membicarakan Orang Lain)

Ghibah atau membicarakan keburukan orang lain termasuk dosa besar dalam Islam. Saat berpuasa, seseorang harus menjaga lisannya agar tidak menjelekkan orang lain. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

"Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya." (QS. Al-Hujurat: 12)

Ghibah tidak hanya merusak pahala puasa, tetapi juga menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara sesama Muslim.

2. Namimah (Mengadu Domba)

Mengadu domba adalah menyebarkan informasi untuk memecah belah hubungan antara dua pihak. Perbuatan ini tidak hanya dilarang dalam Islam, tetapi juga dapat menghancurkan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim).

Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba." (HR. Bukhari dan Muslim)

Di bulan Ramadhan, umat Islam harus lebih berhati-hati dalam berbicara dan memastikan bahwa setiap kata yang diucapkan membawa kebaikan, bukan keburukan.


3. Berbohong

Berbohong merupakan perbuatan tercela yang bisa menghapus pahala puasa. Rasulullah SAW menegaskan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan dusta.

Beliau bersabda:

"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makan dan minumnya." (HR. Bukhari)

Berbohong dapat menyebabkan seseorang kehilangan kepercayaan dari orang lain dan mendatangkan dosa yang besar.

Oleh karena itu, menjaga kejujuran adalah salah satu kunci utama dalam menjalankan ibadah puasa yang sempurna.

4. Melihat dengan Syahwat

Menahan pandangan dari hal-hal yang diharamkan merupakan bagian dari ibadah puasa.

Jika seseorang sengaja melihat sesuatu dengan syahwat, seperti melihat aurat yang bukan mahramnya, maka hal itu bisa mengurangi pahala puasanya.

Allah SWT berfirman:

"Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka.'" (QS. An-Nur: 30)

Menjaga pandangan sangat penting agar hati tetap bersih dan ibadah puasa tetap bernilai di hadapan Allah SWT.

5. Bersumpah Palsu

Sumpah palsu adalah berkata dusta dengan mengatasnamakan Allah SWT. Perbuatan ini termasuk dosa besar dan dapat merusak pahala puasa. Rasulullah SAW bersabda:

"Sumpah palsu dapat menenggelamkan seseorang ke dalam kehancuran." (HR. Bukhari dan Muslim)

Mengucapkan sumpah palsu tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga bisa merugikan orang lain. Oleh karena itu, umat Islam harus menjauhi perilaku ini, terutama saat menjalankan ibadah puasa.


Kesimpulan

Menjalankan puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dapat membatalkan pahala puasa.

Ghibah, namimah, berbohong, melihat dengan syahwat, dan bersumpah palsu adalah lima perbuatan yang harus dihindari agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT.

Bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan. Dengan menjaga lisan, hati, dan perbuatan, umat Islam bisa mendapatkan pahala puasa yang sempurna dan keberkahan yang melimpah.

Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda di bulan yang penuh rahmat ini. Aamiin.

(end)

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator itu sendiri.

Lebih baru Lebih lama